Tips Cepat Hamil : Bukan Hanya Soal Posisi Seks yang Diperhatikan

Tips cepat hamil akan sangat mudah ditemukan di berbagai media terutama media online seperti di bumilpintar.com ini. Melalui situs jejaring sosial hingga forum sangat banyak membahas seputar masalah tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa keinginan untuk memiliki seorang anak dalam bahtera rumah tangga begitu tinggi.

Biasanya, pasangan yang sudah lama menikah namun belum dikarunia anak kerap mengunjungi situs-situs tersebut walau banyak juga pasangan yang baru menikah pun turut mencarinya.

Secara garis besarnya, tips cepat hamil yang dipaparkan dengan jelas dan detail lebih menunjukkan kepada perhatian lebih akan kesehatan pada reproduksi. Hal ini bisa terwujud dengan cara mengunjungi dokter kandungan untuk melakukan pemeriksaan secara intensif sehingga dapat dideteksi dengan tingkat keakuratan yang tinggi.

Begitu juga dengan pola gaya hidup yang mau tidak mau harus menjauhkan dari minum minuman keras, merokok, tidur terlalu larut hingga mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Terlihat sederhana memang namun mampu membuat seorang wanita tidak kunjung hamil. Sebut saja makanan cepat saji yang mudah ditemui di berbagai pusat perbelanjaan misalnya. Selain memiliki tingkat lemak yang begitu tinggi, kadar protein yang dibutuhkan oleh tubuh untuk hamil tidak akan dipenuhi dengan baik.

Itu sebabnya, mengganti pola makan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat adalah bagian dari tips cepat hamil yang paling banyak direkomendasi. Apalagi, sumber bahan makanan tersebut sangat mudah ditemukan dan dijual dengan harga yang cukup murah. Sayuran hijau hingga buah-buahan adalah rangkaian menu yang layak dijadikan sebagai menu utama.

Selain itu, tips cepat hamil lainnya adalah mengkonsumsi supplemen makanan yang dianjurkan oleh dokter kandungan. Produk olahan susu kerap dijadikan sebagai pilihan yang tepat namun haruslah memperhatikan keseimbangan gizi sehingga tidak terjadi obesitas yang justru akan menyulitkan untuk terjadi kehamilan.

Bekali diri dengan banyak informasi agar diketahui dengan pasti langkah apa yang harus dilakukan guna mendapatkan kehamilan yang diinginkan. Diskusikan dengan pasangan agar saat menjalankan program kehamilan lebih nyaman. Tips cepat hamil yang sangat mudah untuk dilakukan bukan? 

Mengajarkan Doa Tidur Kepada Anak Untuk Muslim

bumilpintar.com - Orangtua adalah guru paling terbaik, begitu kata pepatah atau orang-orang terdahulu. Tapi pepatah itu berlaku juga harusnya untuk orangtua zaman sekarang ini. Apalagi zaman sekarang banyak sekali informasi luar mudah didapat yang bisa jadi tuh berpengaruh ke tumbuh kembang anak. Itu berarti orangtua harus semakin super mendidik dan menjaga anak.

Nah perihal mendidik anak, biasanya terkait dengan ajaran yang diberikan ke anak. Didikan atau ajaran yang paling utama tentu adalah agama. Nahh mengajarkan doa adalah salah satu bentuk ajaran agama yang paling sederhana. Dan doa yang paling mudah diajarkan adalah mengajarkan doa tidur kepada anak. Karena setiap hari kita tidur bareng anak bukan ? Ibu-ibu yang berkarir dikantor pun bahkan bisa mengajarkan anak-anaknya doa tidur, apalagi saya sebagai ibu rumah tangga yang sehari-hari berada dirumah bersama anak :D.


Cara mengajarkan doa tidur kepada anak Untuk Muslim


Memang pendidikan harus sedini mungkin. Mengajarkan doa kepada anak ini saya ajarkan terlebih dahulu pada anak pertama sejak Alif berumur 1 tahun, saya sudah sedikit memerkenalkan doa-doa. Bahkan yang lebih bagus lagi sejak dalam kandungan, baik sekali tuh kalau si Ibu atau Ayahnya sering mengaji sehingga nanti anak otomatis akan lebih familiar dengan doa.

Untuk lebih memerkenalkan doa kepada anak, berikut 3 cara yang saya lakukan.

1. Hampir tiap hari ketika akan tidur (saya katakan hampir karena kadang lupa juga untuk membacakan doa tidur ke anak atau kadang saya harus bernyanyi supaya anak tertidur, hehee) saya selalu bacakan doa tidur kepada Alif. “Bismika allahumma ahya wabismika amuut”.



2. Ketika Alif sekitar 2 tahun, saya mulai membiarkan anak supaya mengikuti doa tidur yang saya ucapkan. Jadi jika awalnya saya membaca sendirian saja, sekarang anak juga mulai dicoba untuk mengikuti doa yang saya ucapkan sedikit demi sedikit.

3. Meski pada awalnya Alif cuma bisa mengucapkan “bismika” saja, tapi tidak mengapa. Kita harus konsisten membacakan doa tidur sampai selesai. Pada akhirnya Alif hampir hapal seluruh doa tidur ketika usianya 2 tahun 8 bulan. Memang belum bisa membacakan keseluruhan doa oleh sendiri, namun tetap di iringi oleh saya.

Meski mengajarkan doa kepada anak penuh perjuangan juga, tapi baiknya kita harus tetap konsisten mengajarkan. Minimal anak sudah bisa mengucapkan doa kan sudah bagus itu, daripada tidak kita ajarkan atau perkenalkan sama sekali. Bukankah usia 1-5 tahun itu adalah usia keemasan? apa-apa yang kita ajarkan, kita perlihatkan pada anak, itu mudah sekali menerap dan akan menerap untuk waktu yang sangat lama.


Jadi ayo kita gunakan kesempatan tersebut.
Artikel diatas seperti yang diceritakan oleh Ibu Sindi Budiarti di email sindibudiarti@gmail.com , semoga bermanfaat

5 Cara Mengatasi Keringat Saat Hamil Tua

Keringat saat hamil tua pasti dialami oleh semua ibu hamil. Kalau pernah mengalami beberapa kali kehamilan tentu ibu sudah paham dan bisa mengatasi masalah keringat tersebut, tapi lain hal kalau ibu hamil adalah kehamilan yang pertama. Bingung dan pasti sering merasa tidak nyaman, sedikit-sedikit ganti pakaian atau bawaannya pengen ke tempat yang adem atau dingin dan sejuk  atau nyebur ke kolam renang

Jadi keringat yang dirasakan biasanya berkali lipat tuh karena hamil dan daerah kerja di tempat panas juga. Memang pada dasarnya keringat itu proses alamiah untuk menjaga / menstabilkan suhu tubuh sehingga kita tidak kepanasan. Namun keringat saat hamil tua yang berlebihan tentu cukup membuat ibu kurang nyaman bukan ?

Penyebab keringat saat hamil


Biasanya kehamilan pada trimester awal (1-3 bulan) keringat tidak terlalu banyak, namun seiring bayi dalam kandungan semakin besar, masuk trimester kedua dan puncaknya trimester ketiga, mulailah kita merasa kurang nyaman karena gerah menyebabkan keringat berlebih padahal kita melakukan aktivitas normal-normal saja. Memang gerah atau berkeringat ini merupakan salah satu masalah kehamilan pada trimester akhir. Tentu ada penyebab keringat berlebih saat hamil tua, antara lain meningkatnya  hormone progesterone dan kehamilan yang semakin besar mengakibatkan ibu semakin berat membawa bayi dalam kandungan sehingga cepat letih, sesak, dan keluarlah keringat berlebih.

Mengatasi Keringat Saat Hamil Tua


Untuk mengatasinya, ada 5 cara mengatasi gerah atau keringat saat hamil, antara lain :

1. Gunakan pakaian yang longgar atau mudah menyerap keringat seperti pakaian berbahan katun. Sekarang sudah banyak diperjualbelikan pakaian khusus hamil tua yang sudah modis atau oke untuk digunakan dirumah juga untuk jalan-jalan. Nah ketika akan tidur, saya biasanya gunakan pakaian terusan atau daster

2. Rendam kaki di air hangat. Teknik ini selain bermanfaat untuk menghilangkan rasa pegal dikaki, juga bisa menimbulkan rasa nyaman. Silakan dicoba bunda

3. Cukup minum air putih untuk menghindari dehidrasi

4. Selalu siap sedia kipas tangan karena terbukti sangat membantu mengatasi gerah dimanapun kita berada. Kipas tangan yang kecil saja sudah cukup bunda, seperti yang sering dijadikan souvenir pernikahan tuh

5. Di bedak. Bedak sangat bermanfaat membuat kulit tetap nyaman meski terkena keringat, selain itu penting juga untuk menghindari ruam pada kulit akibat keringat berlebih

4 Penyebab Bayi Rewel

Memiliki, mengurus, dan menjadi Ibu rumah tangga untuk dua orang anak yang masih kecil-kecil selain menyenangkan tentunya, juga menguras tenaga atau kerepotan :D. Tapi Alhamdulillah dinikmati saja meski saya mengurus dirumah tanpa pembantu. Anak pertama yang berusia 2,9 tahun sudah lebih mandiri dan bisa diatur. Namun untuk anak kedua yang baru berusia satu tahun ya masih belum banyak mengerti dan terkadang muncul rewel.

bumilpintar.com - Rewel identik dengan menangis. Karena pada bayi yang belum bisa bicara, menangis adalah satu-satunya komunikasi yang dapat ia lakukan. Jadi maklumi saja bunda ketika bayi rewel dan menangis. Tapi berdasarkan pengalaman, memang rewel pada bayi tidak ujug-ujug gitu saja rewel tanpa sebab. Setidaknya ada 4 penyebab bayi rewel yang bisa saya tangkap.

Penyebab Bayi Rewel


Bayi menjadi rewel selain ada sebabnya, juga sering rewel diwaktu tertentu. Kalau pada anak pertama dulu anak pertama saya (khalif) cukup sering rewel dimalam hari. Tapi untuk anak kedua, tidak terlalu rewel seperti anak pertama. Jadi apa saja penyebab rewel? Berikut 4 penyebab bayi rewel yang dialami anak saya dan mungkin terjadi pada bayi secara umum

1. Sedang sakit. Sakit disini bisa karena bayi demam, batuk, atau panas setelah di imunisasi. Kalau sedang sakit begini memang rewel nya tidak bisa ditolak sih, solusinya tentu diobati sakitnya atau biasanya cukup dengan memberikan ASI.

2. Tumbuh gigi. Bisa jadi ini penyebab bayi rewel yang sering terjadi. Karena pertumbuhan gigi kan tumbuhnya berangsur-angsur sedikit-sedikit. Jadi saat tumbuh itulah si bayi akan rewel. Biasanya bayi rewel saat tumbuh gigi ditandai juga dengan keluar air liur, sering gigit-gigit benda padat, atau menggigit puting ibu saat menyusui.

3. Bayi tidak nyaman. Ketidaknyamanan bayi bisa diakibatkan oleh banyak hal seperti kepanasan atau kedinginan, kecapean atau lelah karena telah bepergian jarak jauh misalnya, ataupun popok basah. Perihal popok basah perlu diperhatikan nih karena popok yang lama tidak diganti bisa menyebabkan ruam pada kulit bayi yang berakibat bayi tidak nyaman. Jangan lupa untuk memastikan pakaian bayi tidak terlalu ketat dan tidak terlalu tebal atau tipis, disesuaikan dengan suhu sekitar saja. Anak saya biasa tidur dengan AC pada suhu 22 C dengan baju dan celana panjang (piyama). Jadi selain untuk tidur nyaman tidak kediginan, juga menghindari gigitan nyamuk pada tangan atau kaki.

4. Lapar atau haus. Yang paling mudah ditebak ketika bayi rewel biasanya adalah karena kehausan dan lapar. Langkah saya pertama kali pastinya menyusui anak atau memberikan ASI dahulu karena haus lebih sering dialami bayi dibandingkan lapar (untuk bayi dibawah satu tahun yang sudah mengenal makanan). Tapi hati-hati juga jangan sampai berlebihan memberikan ASI karena bisa saja bayi mengalami gumoh atau muntah.
Buku Kehamilan Minggu Demi Minggu

Buku Kehamilan Minggu Demi Minggu

Menjadi calon ibu tidaklah mudah, karena kita harus menjadi seseorang yang benar-benar memahami perkembangan buah hati kita dari semenjak pembuahan hingga saat kelahiran.Tidak hanya itu saja, dengan membaca buku Kehamilan Minggu Demi Minggu diharapkan kita juga harus memiliki banyak pengetahuan yang diperlukan untuk menjamin kesehatan bayi dan mencegah terjadinya masalah dalam persalinan.

Buku Kehamilan Minggu Demi Minggu ini Adalah “Teman Yang Tepat”, untuk membantu mempersiapkan semua hal yang harus di dilakukan semasa hamil :


  • Perkembangan bayi dalam rahim setiap minggunya,
  • Proses kehamilan dan perubahan fisik yang terjadi pada Anda,
  • Pemeriksaan dokter dan tes-tes yang dilakukan,
  • Perawatan kandungan yang perlu Anda lakukan, mencakup makanan, olahraga, dan perawatan khusus.
  • Dapatkan juga tips-tips persalinan,
  • Persiapan memberi nama bayi, dan
  • Cara menyusun rencana kehamilan

Jika Anda berminat dan ingin mengetahui lebih lanjut tentang buku Kehamilan Minggu Demi Minggu serta untuk menambah wawasan Silahkan klik Foto dibawah ini

Kehamilan Minggu demi Minggu

Mitos Pil KB Picu Kegemukan, Infertilitas dan Kanker

Anggapan bahwa konsumsi pil kontrasepsi akan menyebabkan gemuk atau kenaikan berat badan merupakan mitos belaka. Perempuan Indonesia dihimbau tidak takut menggunakan pil kontrasepsi karena anggapan-anggapan keliru seperti memacu kenaikan berat badan, sulit hamil, dan kanker.

"Justru, penelitian mengungkapkan, konsumsi pil kontrasepsi tidak menyebabkan efek negatif terhadap kesuburan dan kenaikan berat badan. Penambahan berat badan bukan disebabkan pil kontrasepsi, melainkan faktor usia, pola diet, dan aktivitas fisik. Bahkan, pil kontrasepsi malah menurunkan risiko kanker ovarium dan endometrial," kata dokter spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG) Boy Abidin di Jakarta, baru-baru ini.

Hasil riset, kata Boy, menunjukkan risiko kanker menurun pada perempuan yang menggunakan pil kontrasepsi jangka panjang. Selain itu penelitian juga menunjukkan penurunan risiko kanker endometrial sebesar 50%.

Pil menempati urutan ketiga sebagai metode kontrasepsi paling umum di dunia saat ini dengan distribusi geografis terluas dibanding kontrasepsi lainnya. Di Asia sebanyak 6,4% perempuan menggunakan pil kontrasepsi untuk mencegah kehamilan, di mana pengguna di Indonesia sebesar 13,6%. Sementara penggunaan pil tertinggi untuk wilayah Asia Tenggara ditempati Thailand dengan tingkat pemakaian 35%.
     
Pil kontrasepsi kombinasi memiliki kandungan estrogen dan progestin. Kombinasi hormon yang pas memberikan efek kontrasepsi dan mempertahankan siklus menstruasi yang teratur. Berbagai merek pil kontrasepsi kombinasi yang beredar di pasaran mengandung berbagai jenis progestin.

Progestin tertentu memberikan efek non kontrasepsi seperti melawan efek estrogen yang menyebabkan retensi air dan gejala terkait. Efek non kontrasepsi lainnya, termasuk pengobatan gejala emosional dan fisik premenstrual dysphoric disorder (PMDD), yakni bentuk paling parah dari sindrom pramenstruasi (PMS).

"Pil kontrasepsi kombinasi merupakan metode kontrasepsi yang dapat diandalkan untuk menghindari kehamilan. Namun, tentu penting memastikan penggunaannya secara konsisten dengan jadwal yang tetap dan benar," kata Boy.

Sumber : pdpersi.co.id

Basmi Ketombe dengan Aspirin dan Daun Mint

Pasti Anda bakal merasa tidak pede memakai busana warna hitam jika kulit kepala sedang bermasalah dengan ketombe. Pasalnya, butiran-butiran halus menyerupai kerak putih itu akan tampak 'bertaburan' di sekitar pundak, malu, kan…

Tapi tenang saja, ketombe bisa kok 'dibasmi'. Baik dengan pengobatan rutin, perawatan rambut menggunakan sampo khusus, sampai ramuan sendiri.

Nah, dua resep sederhana Aspirin dan Daun Mint dari Sehatherbal.web.id berikut ini boleh Anda coba di rumah.

Membasmi Ketombe dengan Aspirin

Campurkan 10 butir tablet aspirin dengan ¾ cangkir air hangat. Aduk sampai benar-benar larut. Gunakan campuran ini sehabis keramas dengan menyiramkannya ke bagian kepala sambil dipijat, biarkan selama kurang lebih 10 menit lalu bilas sampai bersih. Salicylic acid (asam salisilat) yang terkandung dalam aspirin inilah yang mampu mengikis lapisan ketombe  pada kulit kepala. Selain itu asam salisilat juga merupakan zat aktif penghambat berkembang biaknya mikroorganisme di kulit kepala.

Menghilangkan gatal-gatal dengan daun mint

Jika ketombe muncul, sudah pasti kulit kepala terasa gatal. Daripada digaruk sampai perih, lebih baik coba atasi dengan seduhan secangkir air panas yang dicampur segenggam daun mint (banyak terdapat di swalayan). Setelah dingin, saring dan gunakan sebagai bilasan terakhir setelah keramas. Selain rambut menjadi harum dan segar, kulit kepala pun dijamin tidak gatal-gatal lagi.

Semoga Artikel Basmi Ketombe dengan Aspirin dan Daun Mint diatas bermanfaat buat Anda

5 Gangguan Kehamilan dan Tips Mengatasinya

Hamil itu anugerah bagi setiap perempuan. Sayangnya, tak semua perempuan beruntung menjalani proses kehamilan mulus bak jalan tol. Berbagai keluhan seringkali timbul pada saat seorang wanita berbadan dua.

Apa sajakah gangguan yang kerap mengiringi perempuan yang tengah mengandung?

Berikut ini 5 Gangguan Kehamilan dan Tips Mengatasinya:

1. Sakit kepala  
Tak jarang malah ada yang sampai pingsan. Kenapa wanita hamil cenderung sakit kepala? Tak lain karena perubahan pada sistem peredaran darah yang disebabkan oleh kehamilan. Pembuluh darah cenderung melebar, sementara jantung harus memompa darah lebih kuat. Akibatnya, suplai darah ke otak untuk beberapa saat mungkin sempat terhenti atau terganggu yang menimbulkan rasa sakit di kepala secara tiba-tiba.

Tips: Olahragalah secara teratur untuk memperkuat jantung dan pembuluh darah

2. Mual dan muntah
Umumnya keluhan ini dialami oleh wanita hamil, terutama pada awal kehamilan atau trimester pertama, yang disebabkan oleh peningkatan hormon estrogen selama kehamilan. Perubahan ini memengaruhi suasana hati ibu hamil, seperti timbul rasa mual yang berlebihan atau bau lain yang saat sebelum hamil tak menimbulkan reaksi apa-apa. Karena sering terjadi pagi hari saat bangun tidur, kita menyebutnya dengan morning sickness.

Tips: Minumlah segelas teh manis hangat dan sedikit biskuit sebelum beranjak dari tempat tidur. Jika keluhan tak kunjung reda dan cukup berat, pemakaian obat maag jenis antasida (contohnya Mylanta) dapat membantu secara efektif menetralkan asam lambung berlebih yang menyebabkan rasa mual dan naiknya asam ke kerongkongan. Obat jenis antasida umumnya aman dikonsumsi ibu hamil karena bahan-bahannya hanya bersifat menetralkan asam dan tidak diserap ke dalam tubuh. Namun bila Anda tidak terbiasa, baca aturan pakainya atau konsultasikan dengan dokter kandungan terlebih dahulu.

3. Beser dan sembelit
Sering buang air kecil atau beser merupakan salah satu gejala yang dirasakan pada awal kehamilan, dan akan terasa juga saat memasuki minggu-minggu terakhir kehamilan. Ini terjadi karena kandung kemih letaknya bersebelahan dengan rahim, sehingga kapasitasnya berkurang seiring dengan membesarnya rahim. Makanya ibu hamil seing buang air kecil.

Untuk sembelit, keluhan ini timbul karena meningkatnya hormon progesterone selama kehamilan. Peningkatan hormon ini ada tujuannya lho, yaitu mengendurkan otot-otot rahim agar janin tetap di dalam uterus, yang juga berdampak terhadap mengendurnya otot dinding usus yang mengakibatkan sembelit.

Tips: Begitu ingin buang air kecil jangan ditunda. Waspada jika saat buang air disertai rasa panas dan nyeri. Untuk mengurangi semeblit, perbanyak minum dan konsumsi buah dan sayur berserat. Disiplinkan kebiasaan buang air besar

4. Anemia
Ibu hamil sering mengalami anemia akibat kekurangan zat besi. Kondisi ini disebabkan karena makanan yang dikonsumsi memang kurang unsure zat besi atau ada gangguan dalam pencernaan sehingga zat besi tak dapat diserap tubuh dengan baik. Ibu hamil dikatakan anemia jika kadar hemoglobin (Hb) darah kurang dari 11 gr/dl menurut standar WHO. Gejala yang tampak pada ibu hamil dengan anemia antara lain pucat, letih, lemah, berdebar, sesak napas dan mudah pingsan.

Tips: Untuk mencegah anemia kekurangan zat besi, ibu hamil sebaiknya mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti  daging merah, hati, kacang-kacangan dan buah serta sayur berwarna hijau. Agar penyerapan zat besi lebih optimal, sebaiknya konsumsi dibarengi dengan sumber makanan yang mengandung vitamin C

5. Keputihan  
Adanya peningkatan hormonal selama kehamilan, vagina akan mengeluarkan cairan berwarna putih susu, encer dan tidak berbau yang lazim disebut lekore. Cairan ini akan bertambah banyak seiring dengan bertambahnya usia kehamilan

Tips: Karena cairan lekore ini normal, jagalah kebersihan dan kelembaban area vagina, jangan memakai pakaian dalam terlalu ketat, usahakan yang berbahan katun. Jika keputihan disertai rasa gatal, berbau dan jumlahnya sangat banyak, segera periksa ke dokter. Kondisi ini harus dicurigai sebagai infeksi, dan bila tak ditanggulangi akan terjadi perlunakan pada leher rahim dan timbul kontraksi sebelum waktunya.

Demikian artikel 5 Gangguan Kehamilan dan Tips Mengatasinya dari bumilpintar.com , semoga bermanfaat

Persalinan Minim Rasa Nyeri? Bisa kok…

bumilpintar.com - Bayangan sakitnya melahirkan bagi sebagian besar wanita hamil, terutama yang hamil anak pertama, memang membuat sebagian dari mereka memilih menghindari melahirkan dengan cara alami. Tergantung, ada dananya atau nggak.

Atau kalau dana yang ada cekak, sedari awal para calon ibu mempersiapkan bagaimana caranya agar kehamilan berjalan lancar dan sedikit mungkin rasa sakitnya.

Namun, teknologi kan kian maju. Dengan teknik khusus, rasa nyeri yang muncul pada proses kelahiran dapat diminimalkan. Tak hanya rasanya yang tak tertahankan, rasa nyeri saat persalinan bisa menyebabkan tekanan darah dan denyut jantung meningkat, dan konsentrasi si calon ibu selama persalinan menjadi terganggu. Gangguan ini tentunya dapat berdampak buruk terhadap kelancaran persalinan.

Dengan  bantuan Intrathecal Labor Analgesia (ILA),  para wanita yang tidak sanggup menahan rasa nyeri saat melahirkan bisa sedikit banyak terbantu. ILA bekerja dengan cara menyuntikkan obat pembunuh rasa sakit.

Bagaimana sih cara kerja ILA ini? Persalinan dengan bantuan ILA dilakukan dokter kandungan dengan dibantu dokter anastesi yang menyuntikkan obat ke dalam cairan di kawasan saraf tulang belakang si ibu, yg kemudian bekerja untuk menghapus rasa sakit. Obat itu sendiri tak akan mensugesti janin yg ada dalam kandungan. Obat itu eksklusif bekerja hanya di saraf itu, jadi tak terserap ke pembuluh darah dan masuk ke tubuh bayi.

Obat  yg dimaksud disuntikkan ke punggung ke dalam rongga tulang belakang, dengan posisi si bunda duduk alias berbaring miring. Ini tak sama dengan teknik epidural yg menyuntikkan obat ke dalam rongga epidural.

Penyuntikan obat dilakukan ketika persalinan mulai masuk pada bagian bukaan 3, yg ditandai dengan timbulnya kontraksi berkali-kali disertai rasa nyeri. Setelah obat bekerja, biasanya si bunda akan merasa otot-otot tungkainya sedikit kesemutan dan lemas, tetapi masih dalam kondisi sadar.

Pada berbagai ibu, kontraksi rahim dapat melambat sementara, tapi sebagian besar umumnya mengalami pembetulan pola kontraksi. Selebihnya, proses persalinanpun berlangsung semacam pesalinan normal lainnya.

Efek samping yg muncul dari pesalinan dengan ILA dapat dibilang amat ringan dan tak memengaruhi kondisi janin. Meski jarang, berbagai efek samping yg mungkin terjadi merupakan mual, muntah, penurunan tekanan darah, dan gatal-gatal ringan yg mudah diatasi. Namun semua itu dapat dicegah, dengan memberikan obat antimual dan muntah sebelum pemberian cairan

Nah, coba diskusikan alternatif persalinan dengan cara ini dengan dokter kandungan Anda. Siapa tahu bisa sedikit meringankan ‘kengerian’ menjelang persalinan…

Obat Sakit Gigi Untuk Ibu Hamil Yang Aman dan Sehat

BumilPintar.com - Obat Gigi Untuk Ibu Hamil - Ibu hampil pada umumnya akan mengalami berbagai gangguan kesehatan dan sakit gigi adalah salah satunya. Sakit gigi pada ibu hamil biasanya terjadi karena adanya bakteri yang ada akibat dari kurang memperhatikan kebersihan dan kesehatan gigi. Jika seorang Ibu Hamil menderita sakit gigi, maka harus diperlukan perawatan khusus. Karena jika cara mengobati sakit gigi pada ibu hamil ngawur akan membahayakn kesehatan janin dalam kandungan.

Obat Sakit Gigi Untuk Ibu Hamil Yang Aman dan Sehat

Berikut ini adalah beberapa obat sakit gigi yang aman dan sehat untuk ibu hamil.

1. Bawang Merah dan Bawang Putih
Iris Kecil-kecil, lalu taburi garam. Kunyahkan pada gigi yang sakit.

2. Jeruk Nipis
Jeruk nipis juga bisa menjadi obat sakit gigi untuk ibu hamil yang aman dan sehat. Caranya dengan memeras dan ambil airnya, lalu oleskan ke gigi yang sakit. Atau Juga bisa digunakan untuk kumur-kumur.

3. Minyak Cengkeh
Cengkeh selain untuk campuran rokok ternyata juga bisa jadi Obat sakit gigi alami untuk ibu hamil. Jika yang sering digunakan untuk campuran rokok adalah daun/bungnya, maka untuk obat sakit gigi yang digunakan adalah minyaknya. Caranya cukup mudah, yaitu dengan menuangkan minyak cengkeh pada kapas lalu oleskan pada daerah gigi yang sakit.

4. Garam
Caranya sangat gampang, campurkan garam dengan air hangat lalu gunakan untuk berkumur-kumur.

5. Daun Sirih
Daun Sirih merupakan obat sakit gigi tradisional yang sangat ampuh dan dipercaya sejak jaman nenek moyang. Untuk mengobati sakit gigi pada ibu hamil, caranya cukup mudah. Pertama bersihkan daun hingga bersih lalu gulung bulat, dan kemudian kunyah pada gigi yang sakit sampai airnya masuk kedalam sela-sela gigi. Dan jika daun sirih sudah lembut, anda bisa memasukan air untuk kumur-kumur agar gigi benar-benar bersih dan terhindar dari kuman.

Cara Tepat Untuk Mencegah Sakit Gigi

Agar terhindar dari sakit gigi, ibu hamil bisa melakukan beberapa tips dibawah ini.
  • Sikat gigi secara rutin. 
  • Gunakan pasta gigi yang baik. 
  • Periksakan Gigi pada Dokter gigi minimal 6 bulan sekali.
  • Berkumur-kumur dengan air hangat.
  • Jangan terlalu banyak makan makanan yang manis-manis
Itulah beberapa Obat Sakit Gigi untuk Ibu Hamil yang aman dan sehat. Ingat! Mencegah sakit gigi lebih baik dari mengobati. Semoga bermanfaat :)
Salam Sehat dari bumilpintar.com

Faktor Penyebab Bayi Sungsang dan Cara Mengatasinya

Bumilpintar.com - Penyebab bayi sungsang - Proses melahirkan merupakan proses yg sangat ditunggu-tunggu sekaligus membikin khawatir serta deg degan. Banyak hal-hal menarik serta tak terduga ketika sedang melahirkan. Tetapi, tak semua bunda dapat melahirkan dengan lancar-lancar saja, ada berbagai bunda yg melahirkan dengan kondisi yg sedikit berbeda, umpama semacam bayi sungsang. Bayi sungsang merupakan sebuah kondisi dimana letak bayi di dalam perut tak semacam seharusnya, yaitu posisi kepala di atas serta bokong di bawah, jadi proses melahirkannya akan lebih susah dibandingkan dengan posisi bayi yg normal.



Sejauh ini, ada berbagai faktor yg dapat menjadi penyebab bayi sungsang. Beberapa diantaranya yaitu sebagai berikut :

  1. Bobot Janin yg Rendah - Karena bobot janin rendah sang bayi akan sangat leluasa bergerak. Pada usia kehamilan 28 hingga 34 minggu, tubuh janin akan menjadi lebih besar, serta biasanya telah tak tidak sedikit bergerak serta menetap pada satu posisi. Jika  posisinya tak tepat, kondidi ini dapat disebut bayi sungsang.
  2. Ruang Panggul yg Sempit - Kondisi ini dapat menjadi penyebab bayi sungsang. Karena janin akan merasa tak lebih enjoy dengan posisinya serta mencari posisi yg paling enjoy menurutnya.
  3. Volume air ketuban yg diatas rata-rata - Seperti pada point sebelumnya, air ketubaan yg terlalu tak sedikit juga dapat membikin janin merasa tak lebih nyaman.
  4. Ada Tumor pada Rahim Ibu
  5. Plasenta terletak di bawah

  6. Hamil Anak Kembar - Anak kembar yg ada di dalam kandungan saling memperebutkan posisi yg menurut mereka paling nyaman. Hal ini menyebabkan tahap tubuh janin yg terbesar berada di paling bawah Rahim.
  7. Adanya Kelainan pada Kepala Bayi - Kondisi ini juga dapat menjadi penyebab bayi sungsang yg tak jarang terjadi. Jadi kalian wajib lebih rutin untuk memeriksakan kandungan, supaya ketika ada kelainan dapat eksklusif segera ditangani dengan baik.

Cara Mengatasi bayi sungsang


Setelah mengenal penyebab bayi sungsang, ada berbagai tutorial yg dapat dilakukan untuk mengembalikan posisi bayi ke kawasan yg seharusnya.

Pertama, bunda melaukan posisi sujud dengan cara teratur. Cara ini lumayan dilakukan dua kali per hari, dengan masing-masing waktu 15 menit. Cara kedua yg dapat dilakukan merupakan dengan melakukan external cephalic versin (ECV), tutorial ini dilakukan dari luar tubuh. Cara menanggulangi bayi sungsang yg kedua ini wajib dilakukan bersama dokter yg telah berpengalaman. Selain ke dua tutorial tersebut, kalian juga dapat mengikuti senam bunda hamil untuk bayi sungsang. Dengan demikian, posisi bayi kalian akan berada pada posisi yg seharusnya.

Jika bayi tetap tak mau kembali pada posisi yg seharusnya hingga hingga ke proses melahirkan, jadi akan dilakukan perbuatan khusus dari dokter untuk proses kelairan bayi tersebut. Cara yg paling umum dilakukan merupakan dengan operasi cesar, melainkan apabila ingin melakukan proses kelahiran dengan cara normal tetap tetap dapat dilakukan. Yang penting wajib rutin berkonsultasi dengan dokter untuk mencari solusi terbaik.

Demikianlah beberpa penyebab bayi sungsang serta perbuatan untuk mengantisipasinya. Semoga bermanfaat.

Ingin Hamil? Jauhi Caffein!

BumilPintar.Com - Menyeruput kopi sambil menikmati setangkup roti bakar di pagi hari sebelum berangkat beraktifitas, aah..nikmatnya. Pagi yang sejuk dan tenang makin nikmat rasanya tatkala ditingkahi oleh aroma kopi yang khas ini.

Kebiasaan minum kopi setiap hari, sebenarnya tidak berakibat buruk, kecuali jika Anda meminumnya sampai 3 cangkir atau lebih setiap harinya. Apalagi dengan munculnya berbagai ragam coffee shop di Indonesia, tak pelak lagi, ini kian jadi angin segar bagi para ‘pecandu’ kopi.

Tapi, tahukah Anda kafein dalam kopi dapat menurunkan tingkat kesuburan wanita? Menurut penelitian dari National Institutes of Health, minum kopi lebih dari 3 cangkir (300 mg) sehari dapat menurunkan kemungkinan hamil sebanyak 27%, dibanding yang tidak mengkonsumsinya sama sekali. Sementara bagi peminum 1-2 cangkir kopi per hari, kemungkinannya adalah sekitar 10%.

Bagaimana kafein bisa mempengaruhi kesuburan masih merupakan tanda tanya, meski demikian ada ahli yang mengatakan bahwa stimulan mempengaruhi ovulasi dengan menyebabkan perubahan pada tingkat hormon yang menghambat kehamilan.

Selain pada kopi, kafein juga terkandung dalam minuman seperti : teh, soda dan coklat. Jadi, jika Anda berusaha untuk hamil, batasi segera mengkonsumsi kafein, bila perlu hindari. It’s for your own sake, right?

Cara Membersihkan Botol Susu Dengan Benar dan Praktis

BumilPintar.Com - Tidak ada satu orangtua pun yang menghendaki buah hati mereka sakit. Sehingga apa pun yang berhubungan dengan ‘atribut’ si bayi, selalu mendapat perhatian lebih.

Botol susunya misalnya. Sebelum digunakan, umumnya para ibu akan merebus botol susu tersebut terlebih dahulu. Tujuannya apalagi kalau bukan mensterilkan botol susu tersebut dari segala jenis bakteri. Padahal, para ibu tidak perlu repot-repot segala untuk merebusnya. Karena cara tersebut disamping kurang praktis pun tidak selamanya harus dilakukan.

Jelasnya, menurut The American Academy of Pediatrics, sterilisasi botol susu dengan cara merebus itu hanya dibutuhkan apabila air yang digunakan untuk membuat susu si bayi mengandung banyak bakteri. 

Karenanya, pastikan selalu kondisi air yang Anda gunakan untuk membuat susu tersebut telah benar-benar terbebas dari bakteri. Yaitu dengan memasaknya terlebih dahulu. Setelah itu barulah Anda membersihkan botol susu dengan cara-cara seperti di bawah ini:

- Membersihkan botol dengan air hangat yang telah dicampur dengan sabun. 
- Gunakan sikat khusus untuk menggosok bagian dalamnya 
- Bilaslah kembali botol susu tersebut dengan air hangat.

Bagaimana, praktis bukan?