Mitos Pil KB Picu Kegemukan, Infertilitas dan Kanker


Anggapan bahwa konsumsi pil kontrasepsi akan menyebabkan gemuk atau kenaikan berat badan merupakan mitos belaka. Perempuan Indonesia dihimbau tidak takut menggunakan pil kontrasepsi karena anggapan-anggapan keliru seperti memacu kenaikan berat badan, sulit hamil, dan kanker.

"Justru, penelitian mengungkapkan, konsumsi pil kontrasepsi tidak menyebabkan efek negatif terhadap kesuburan dan kenaikan berat badan. Penambahan berat badan bukan disebabkan pil kontrasepsi, melainkan faktor usia, pola diet, dan aktivitas fisik. Bahkan, pil kontrasepsi malah menurunkan risiko kanker ovarium dan endometrial," kata dokter spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG) Boy Abidin di Jakarta, baru-baru ini.

Hasil riset, kata Boy, menunjukkan risiko kanker menurun pada perempuan yang menggunakan pil kontrasepsi jangka panjang. Selain itu penelitian juga menunjukkan penurunan risiko kanker endometrial sebesar 50%.

Pil menempati urutan ketiga sebagai metode kontrasepsi paling umum di dunia saat ini dengan distribusi geografis terluas dibanding kontrasepsi lainnya. Di Asia sebanyak 6,4% perempuan menggunakan pil kontrasepsi untuk mencegah kehamilan, di mana pengguna di Indonesia sebesar 13,6%. Sementara penggunaan pil tertinggi untuk wilayah Asia Tenggara ditempati Thailand dengan tingkat pemakaian 35%.
     
Pil kontrasepsi kombinasi memiliki kandungan estrogen dan progestin. Kombinasi hormon yang pas memberikan efek kontrasepsi dan mempertahankan siklus menstruasi yang teratur. Berbagai merek pil kontrasepsi kombinasi yang beredar di pasaran mengandung berbagai jenis progestin.

Progestin tertentu memberikan efek non kontrasepsi seperti melawan efek estrogen yang menyebabkan retensi air dan gejala terkait. Efek non kontrasepsi lainnya, termasuk pengobatan gejala emosional dan fisik premenstrual dysphoric disorder (PMDD), yakni bentuk paling parah dari sindrom pramenstruasi (PMS).

"Pil kontrasepsi kombinasi merupakan metode kontrasepsi yang dapat diandalkan untuk menghindari kehamilan. Namun, tentu penting memastikan penggunaannya secara konsisten dengan jadwal yang tetap dan benar," kata Boy.

Sumber : pdpersi.co.id






0 Response to "Mitos Pil KB Picu Kegemukan, Infertilitas dan Kanker"

Posting Komentar